Vaksinasi Covid-19 di Denpasar Tembus 516 Ribu Lebih

 Vaksinasi Covid-19 di Denpasar Tembus 516 Ribu Lebih

VAKSINASI-Masyarakat Denpasar termasuk yang usia remaja antusias mengikuti vaksinasi covid-19.

DENPASAR, NETIZENINDONESIA-Komitmen Pemkot Denpasar mempercepat penanganan Covid-19 lewat optimalisasi vaksinasi terus digencarkan. Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan, Rabu (14/7/2021) tercatat sebanyak 516.450 masyarakat Denpasar telah menerima vaksinasi tahap pertama. Dari jumlah itu, sebanyak 215.358 orang telah menerima vaksinasi tahap kedua.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini menjelaskan, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi. Sehingga, percepatan penaganan Covid-19 lewat optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan. Terlebih di masa PPKM Darurat dengan penambahan kasus yang signifikan.

“Sesuai dengan arahan Walikota dan Wakil Walikota, jadi kita sepakat untuk memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan covid-19 di Kota Denpasar, dan hal tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat penularan berdasarkan data harian,” ujar Luh Putu Sri Armini.

Lebih lanjut dijelaskan, hingga kini masyarakat yang menerima vaksin terdiri dari komulatif petugas medis dan non medis sebanyak 20.504 orang, Pelayan publik sebanyak 400.922 orang, Lansia sebanyak 43.491 orang, masyarakat umum dan rentan sebanyak 39.672 orang dan remaja Usia 12-17 tahun sebanyak 111.861 orang.

Sementara yang telah menerima vaksin tahap kedua terdiri dari petugas medis dan non medis sebanyak 17.874 orang, pelayan publik sebanyak 164.037 orang, lansia sebanyak 30.762 orang, masyarakat umum dan rentan sebanyak 2.685 orang sedangkan kelompok usia remaja usia 12-17 tahun  masih nihil lantaran baru dicanangkan pemerintah. “Jadi vaksinasi ini bertujuan untuk membentuk imunitas tubuh manusia untuk melawan Covid-19, namun demikian protokol kesehatan tetap wajib diterapkan,” ujarnya.

Sri Armini mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk ikut mensukseskan program vaksinasi ini. Dimana, masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung di aplikasi www.pedulilindungi.id  dengan memilih fasyankes yang dikehendaki. Dan khusus di Kota Denpasar telah tersedia 40 Fasyankes yang siap melayani pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga medis, petugas pelayanan publik dan lansia yang menjadi prioritas sasaran vaksinasi saat ini. Sementara untuk anak usia 12-17 vaksinasi dilaksanakan berbasis sekolah. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *