Update Kecelakaan Bus MTrans Vs DeBe Trans di Bali, Sopir dan Penumpang Terluka

 Update Kecelakaan Bus MTrans Vs DeBe Trans di Bali, Sopir dan Penumpang Terluka

Bus AKAP DeBe Trans kecelakaan tabrakan di Desa Gumbrih Pekutatan Jembrana Bali.

NETIZENINDONESIA.ID– Polisi mengungkap secara resmi kecelakaan bus MTrans lawan DeBe Trans di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk Bali tepatnya di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Senin (9/2) petang.

Tabrakan adu banteng kedua bus angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) tersebut terjadi saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Akibat tabrakan ini, kedua bagian depan us ringsek parah, sementara arus lalu lintas nasional lumpuh selama berjam-jam.

Sejumlah penumpang sempat panik dan terjebak di dalam kendaraan sebelum akhirnya dievakuasi petugas.

Kapolsek Pekutatan, Kompol I Putu Suarmadi, mengungkapkan kecelakaan bermula saat Bus M Trans bernomor polisi N 7210 UJ, yang dikemudikan Risky Setiawan (28), melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.

“Bus MTrans melaju di jalurnya dengan kecepatan sedang. Lokasi kejadian berupa tikungan landai, namun hujan deras menyebabkan jarak pandang terbatas,” ujar Suarmadi, Selasa (10/2).

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Bus DeBe Trans bernopol BA 7032 PU yang dikemudikan Kamto Susilo (34). Diduga, bus tersebut terlalu mengambil haluan ke kanan saat menikung, sehingga tabrakan frontal tak terelakkan.

“Bus DeBe Trans melewati batas jalur hingga menabrak Bus M Trans. Benturan menyebabkan salah satu bus melintang dan menutup total badan jalan nasional,” jelasnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sopir Bus M Trans mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung. Selain itu, Peni Astriawati (62), penumpang asal Malang, mengalami patah tulang pada lengan kiri.

“Keduanya langsung dirujuk ke RSU Negara untuk mendapatkan penanganan intensif,” kata Suarmadi.

Sementara itu, Aris Sugara (46), penumpang Bus DeBe Trans asal Purwakarta, mengalami luka ringan di bagian dagu dan telah diperbolehkan pulang usai mendapat perawatan medis. Pengemudi Bus DeBe Trans dilaporkan selamat tanpa luka.

Saat kejadian, Bus M Trans mengangkut 12 penumpang dan 3 kru, sedangkan Bus DeBe Trans membawa 24 penumpang dan 2 kru.

“Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 23.30 Wita, setelah kedua bus berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian,” tutup Kompol I Putu Suarmadi.(*)

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *