Cegah Abrasi, Pasir Pantai Jimbaran Dipindahkan ke Pantai Kuta Bali

 Cegah Abrasi, Pasir Pantai Jimbaran Dipindahkan ke Pantai Kuta Bali

Pipa penyedot pasir terpasang di Pantai Kuta untuk mencegah abrasi pantai.

NETIZENINDONESIA.ID-Proyek penataan pesisir Bali khususnya Pantai Kuta melalui skema Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II terus dikebut.

Hingga 13 Januari 2025, progres pekerjaan fisik di kawasan Pantai Kuta, Legian, hingga Seminyak telah mencapai 33 persen.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali–Penida saat ini memfokuskan pengerjaan pada pembangunan pemecah gelombang (breakwater) di Zona II.

Dari total lima unit yang direncanakan, breakwater nomor 2, 3, dan 4 telah selesai dikerjakan dan dinyatakan rampung 100 persen.

Sementara itu, penyelesaian breakwater 1 dan 5 terus dikebut. Kedua unit ini sempat mengalami keterlambatan sekitar tujuh hari akibat kondisi cuaca ekstrem dan gelombang pasang yang cukup tinggi di perairan setempat.

Tak hanya struktur pelindung pantai, pekerjaan lain juga berlangsung di Zona I, khususnya di Pantai Sekeh dan Pantai Jerman.

Di lokasi tersebut, petugas tengah melakukan instalasi pipa pengisi pasir (pipa gip) sebagai bagian dari persiapan tahap lanjutan proyek.

Pasir laut tersebut akan dialirkan melalui jaringan pipa dari titik pengambilan di tengah laut, sekitar 700 meter dari bibir pantai, menuju area daratan.

Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Bali–Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa, menjelaskan bahwa pemilihan pasir laut dari kawasan Jimbaran.

“Kami mencari pasir dengan karakter yang hampir sama. Jalur laut dipilih agar tidak menimbulkan kemacetan di kawasan Kuta yang padat jika harus mengangkut pasir menggunakan truk,” jelasnya.

Secara keseluruhan, BBCP Phase II ditujukan untuk menekan laju abrasi, sekaligus mengembalikan bentuk garis pantai mendekati kondisi alaminya, seperti yang pernah terlihat pada era 1970-an.(TON)

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *