Ajak Wik Wik Adik Kelas di Toilet Mall Jimbaran, Siswa Asal Jepang Terancam 7,5 Tahun
Sukses Ikut Rehabilitasi, 100 WBP Dikembalikan ke Masyarakat

LEPAS TANDA PENGENAL-Anggiat Napitupulu melepas tanda peserta rehabilitasi pecandu narkotika di Lapastik Bangli.
DENPASAR, NETIZENINDONESIA- Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Anggiat Napitupulu mengajak para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program rehabilitasi untuk sama-sama memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. “Saya yakin teman-teman pasti bisa berubah, tidak ada yang mustahil dan harapan kami dari jajaran Kemenkumham adalah saudara siap kembali ke masyarakat dan jangan kembali lagi kedalam lapas,”ujar Anggiat Napitupulu dalam pers rilisnya usai penutupan program rehabilitasi di Lapastik Bangli, Rabu (7/9).
Sementara Kepala Lapastik Kelas IIA Bangli Agus Pritiatno mengatakan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan ini dilakukan selama 6 bulan dimulai 24 Januari sampai 29 Juli 2022. “Adapun total jumlah peserta rehabilitasi sebanyak 100 orang terbagi atas rehabilitasi sosial sebanyak 60 orang peserta dan rehabilitasi medis sebanyak 40 orang peserta. Seluruh peserta telah mengikuti semua kegiatan sampai akhir dengan baik” ucap Agus Pritiatno.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gianyar, I Gusti Agung Alit Adnyana menyampaikan bahwa kerjasama BNNP Bali dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali dalam program rehabilitasi dilaksanakan pada semua WBP yang mengalami kecanduan narkoba. “Hal ini dimaksudkan untuk membersihkan lapas dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika,” ungkap I Gusti Agung Alit Adnyana.(ais)