Sidang Lanjutan Zainal Tayeb, Dukungan Warga KKSS Terus Mengalir

 Sidang Lanjutan Zainal Tayeb, Dukungan Warga KKSS Terus Mengalir

ANTRE JENGUK-Keluarga Zainal Tayeb dan warga KKSS menunggu giliran besuk ke tahanan Polres Badung.

DENPASAR, NETIZENINDONESIA – Majelis hakim PN Denpasar yang diketuai, I Wayan Yasa kembali melanjutka sidang pengusaha perhotelan, Zainal Tayeb secara online, Kamis (23/9). Agenda persidangan, tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) Imam Ramdhoni atas eksepsi Zainal Tayeb melalui tim penasihat hukumnya, Mila Tayeb. Jaksa Imam Ramdhoni menyatakan bahwa perkara yang menjerat Zainal tayeb ini adalah pidana sehingga alasan kuasa hukum terdakwa yang mengarahkan ke perdata patut dikesampingkan.

Dakwaan penuntut umum disebutkan telah memenuhi syarat formil dan materiil berdasarkan Pasal 143 KUHAP sehingga pernyataan penasihat hukum dimana surat dakwaan tidak jelas dan tidak menguraikan perbuatan tidak berdasar dan patut dikesampingkan. “Nota keberatan sudah masuk ke pokok perkara, untuk itu memohon kepada majelis hakim untuk menolak eksepsi terdakwa dan tetap memeriksa serta mengadili perkara ini,” kata jaksa Imam.

Diluar sidang tersebut, dukungan warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk Zainal terus mengalir. Bila Selasa lalu hadir dari pengurus KKSS Badung, dan Mamasa, Sulsel, pada sidang lanjutan kemarin bertambah dari pengurus Bali, Denpasar berjumlah sekitar 30 an orang. Para warga KKSS ini bergantian menjenguk Zainal di Polres Badung.  “Kami datang tidak membicarakan masalah hukum. Hanya memberi dukungan agar Pak Zainal tabah menghadapi cobaan ini,” kata perwakilan anggota KKSS dari Mamasa, Suhadi.

Disebutkan Suhadi, warga KKSS atau keluarga besar Zainal Tayeb di Sulsel tengah menunggu kepastian persoalan hukum yang menjerat pegiat olahraga tinju ini. Pasalnya, banyak anggota keluarga tidak mengerti bahkan tidak percaya apabila pria yang dikenal dengan sebutan Raja Perak itu tersangkut urusan hukum apalagi disebut-sebut pelapornya masih keluarga dekat. “Kita kesini guna mendapatkan perkembangannya untuk kita teruskan pada sodara kami di kampung, apa benar seperti diberita media itu,” ujar Suhadi.

“Selama ini kita tidak percaya kalau bapak (Zainal) tersangkut masalah hukum. Di mata kami beliau kan sosok yang sosial, di kampung juga membangun tempat ibadah bukan hanya untuk umat Muslim saja, melainkan pada penganut agama lainnya,”imbuh Suhadi.

Selanjutnya masih kata Suhadi, pihaknya akan mengajak warga KKSS lainnya turut memberikan dukungan moral baik lewat doa atau lainnya. “Kalau persoalan hukum sudah ada tim pengacara, kita bantu doa agar bapak  kuat menghadapi ujian ini dan majelis hakim dapat bertindak adil sesuai hukum yang berlaku di negara kita,” harap Suhadi. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *