Residivis Sabu Diganjar 14 Tahun Penjara

 Residivis Sabu Diganjar 14 Tahun Penjara

RESIDIVIS-Karyawan dalam sidang virtual kembali dvonis tinggi kasus narkotika.

DENPASAR, NETIZENINDONESIA – I Nyoman Karyawan (51) belum genap satu tahun bebas dari LP Kerobokan dalam kasus narkotika. Kini Karyawan yang berprofesi sopir ini kembali  masuk bui dalam kasus sama dengan vonis 14 tahun penjara.

Dalam sidang online di PN Denpasar, Kamis (18/2), majelis hakim yang diketuai Hari Supriyanto menyatakan terdakwa Karyawan bersalah melawan hukum menyimpan dan sebagai perantara jual beli narkotika, melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika. “Menjatuhkan pidana penjara selama 14 tahun dikurangi masa penahanan, denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan,” tegas hakim Hari Supriyanto.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sofyan Heru, yang sebelumnya menuntut  16 tahun penjara memilih menerima, seperti halnya terdakwa yang disampaikan pihak Posbakum Denpasar. Terdakwa  ditangkap  Polresta Denpasar di Jalan Bikini, Denpasar Barat, Senin (24/8/2020) sekitar pukul 19.00 Wita.

Dari penangkapan ini, petugas menyita barang bukti satu platik klip berisi sabu seberat 0,24 gram, serta 4 plastik klip berisi 20 butir ekstasi. Terdakwa mengaku sudah menerima upah Rp 2,5 juta selama melakukan aksinya. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *