Ajak Wik Wik Adik Kelas di Toilet Mall Jimbaran, Siswa Asal Jepang Terancam 7,5 Tahun
Pasca Hujan Deras, Petugas Prokasih Sibuk Bersihkan Sampah

BERSIHKAN SAMPAH-Tim Prokasih Kota Denpasar membersihkan sampah di saluran air pasca hujan deras.
DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Hujan deras yang mengguyur Kota Denpasar, Sabtu (5/3/2022) malam mengakibatkan tumpukan sampah di beberapa titik. Tak ayal hal ini membuat DPUPR Kota Denpasar melalui Tim Biru Prokasih sibuk. Petugas dikerahkan untuk membersihkan tumpukan sampah yang menyumbat salura air.
Sasaran utama petugas menyasar kawasan pusat kota seperti Jalan Cok Agung Tresna, Bundaran Renon, Jalan Gunung Salak, Gang Patu Sari Sesetan, Jalan Suradipa, dan Jalan Hang Tuah. “Semua titik kita pantau, jika terdapat sumbatan sampah kita atensi langsung, ini untuk mengantisipasi genangan,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata, Minggu (6/3/2022).
Lebih lanjut dikatakan, sebagai upaya Dinas Pekerjaan Umum dan PUPR menggencarkan pembersihan sungai, jaring sampah dan saluran air. Hal ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat adanya sedimentasi, sampah atau benda lainnya di sungai.
“Pembersihan ini lebih kepada upaya untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, hal ini dilaksanakan secara rutin, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik. Yakni masih ditemukanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah. Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim penghujan akibat tersumbatnya saluran air. “Hingga saat ini sampah masih menjadi kendala, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke sungai yang menjadi saluran air,” jelasnya.
Pun demikian, Airawata mengatakan bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah baik. Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal. “Kita ketahui Denpasar merupakan daerah hilir, selain sedimentasi, pasang surut air laut juga mempengaruhi aliran air menuju muara,”imbuhnya. (ais)