Operasi Prokes, Tim Yustisi Denpasar Jaring Puluhan Pelanggar

 Operasi Prokes, Tim Yustisi Denpasar Jaring Puluhan Pelanggar

BANDEL-Tim Yustisi menjaring warga yang diketahui melakukan pelanggaran prokes di jalan raya.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA–Tim Yustisi Kota Denpasar menjaring 20 orang pelanggar protokol kesehatan (Prokes) saat razia di seputaran Jalan Angsoka- Katalia, Ubung dan lokasi penyekatan simpang Jalan Galunggung- Cokroaminoto di Desa Ubung Kaja. Operasi penerapan prokes ini dirangkai dengan test rapid antigen bekerjasama dengan Kesdam IX Udayana, Rabu (19/5/2021). 

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat(PPKM) skala mikro berbasis desa/kelurahan. Dalam pelaksanaan penerapan disiplin prokes  ini petugas menyasar masyarakat dan pengendara yang belum mentaati prokes.

Lebih lanjut dikatakannya, dari 20 orang pelanggar yang terjaring 17 orang diantaranya  dikenakan denda administrasi sebesar 100 ribu karena tidak menggunakan masker. Sementara 3 orang lainnya diberikan pembinaan serta edukasi agar tidak mengulangi kesalahannya dalam penggunaan masker. “Selain kegiatan pemantauan pelaksanaan prokes, kami juga melaksanakan test rapid antigen kepada beberapa pengendara dan semuanya non reaktif atau negatif,” ujar Dewa Sayoga.

Sementara operasi prokes di sejumlah titik di Denpasar seperti pos penyekatan Jalan Gunung Galunggung, Teuku Umar Barat,  Pulau Nias, Gunung Kawi dan areal Lapangan Puputan Badung, I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar dijaring 16 orang pelanggar.

“Kami tidak melarang masyarakat beraktivitas, namun hanya mengingatkan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menghindari kerumunan, memakai masker dan memakai hand sanitizer atau minimal mencuci tangan ditempat yang disediakan. Demikian pula pemilik usaha wajib menyediakan sarana prokes seperti tempat cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh. Dalam pemantauan kali ini terjaring 16 orang pelanggar, diantaranya 7 orang pelanggar masker yang hanya kami beri arahan dan pembinaan langsung ditempat,” kata Dewa Sayoga. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *