Ajak Wik Wik Adik Kelas di Toilet Mall Jimbaran, Siswa Asal Jepang Terancam 7,5 Tahun
Musim Hujan Tiba, Keruk Sampah Sungai dan Pangkas Pohon

MASALAH KLASIK-Musim hujan sampah di sungai kawasan Kota Denpasar dipenuhi sampah.
NETIZENINDONESIA.ID-Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang terjadi belakangan ini membuat Pasukan Biru Prokasih DPUPR Kota Denpasar bersiaga. Pembersihan Sungai, Jaring Sampah dan Saluran Air terus digencarkan seperti di Tukad Badung, Minggu (20/11/2022).
Kadis PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata menjelaskan ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi dalam mencegah meluapnya air sungai atau saluran air akibat sedimentasi, tersumbat sampah atau benda lainya di sungai.
“Ini untuk mengembalikan fungsi sungai yang sebenarnya, sehingga saat debit air meningkat tidak meluap atau sampai menimbulkan genangan di titik tertentu, selain itu curah hujan tinggi yang terjadi dikhawatirkan membawa sampah kiriman, sehingga harus segera diatensi,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan dari hasil kegiatan yang dilaksanakan rutin setiap hari ini ditemukan permasalahan klasik. Adanya sampah yang memenuhi sungai dan salter penjaring sampah. Kondisi inilah yang biasanya menimbulkan banjir atau luapan air saat musim hujan akibat tersumbatnya saluran air.
Pun demikian, Agung Ariawata mengatakan bahwa secara umum kondisi sungai dan saluran air di Kota Denpasar sudah baik. Namun demikian tingginya intensitas hujan dan bertambahnya volume air dengan cepat membuat terjadi genangan di beberapa titik, namun pasca hujan reda akan segera kembali normal.

Di tempat terpisah BPBD Denpasar memangkas pohon perindang di kawasan Renon, Denpasar. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi bencana di musim penghujan.
Perbekel Desa Sumerta Kelod, I Gusti Ketut Anom Suardana menjelaskan perompesan pohon perindang yang rawan tumbang ini sebagai langkah antisipasi menghadapi musim penghujan dan cuaca tidak menentu.
“Perompesan dikerjakan 12 orang dari tim respon cepat Desa Sumerta Kelod dibantu sejumlah personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar menangani pohon besarĀ di wilayah Jalan Tukad Unda II, Banjar Sembung Sari, Desa Sumerta Kelod,” katanya. (ais)