Ajak Wik Wik Adik Kelas di Toilet Mall Jimbaran, Siswa Asal Jepang Terancam 7,5 Tahun
Motor Konversi dari BBM ke Baterai Curi Perhatian di KTT G20

LEBIH HEMAT-Gubernur Wayan Koster mencoba motor BBM yang diubah jadi tenaga listrik di acara KTT G20, Nusa Dua.
BADUNG, NETIZENINDONESIA-Di antara riuh rendah aktivitas Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, konversi kendaraan berbahan bakar BBM ke kendaraan bermotor listrik berbasis baterai mencuri perhatian. Pameran G20 Future Mobility Exhibition itu digelar Bali Collection Nusa Dua.
Salah satu yang menarik adalah motor listrik yang ditampilkan PT. Percik Daya Nusantara (Bengkel Konversi VOLTO Mechanix).
“Keunggulan konversi adalah adaptasi ke penggunaan kendaraan listrik tanpa jumlah menambah Kendaraan dijalan raya,” kata Putu Yindy Kurniawan dari PT Percik Daya Nusantara, Selasa (15/11/2022).
“Produk konversi kami lebih sustainable atau berkelanjutan untuk sistem transportasi di Indonesia, khususnya Bali,” sebutnya mengenai keunggulan dari motor listrik yang mereka konversi.
Pemasaran motor ini sudah dilakukan sejak adanya Peraturan Menteri nomor 65 dan terutama setelah Inpres nomor 7 dikeluarkan untuk penggunaan kendaraan listrik khususnya di kantor dinas-dinas pemerintah.
Keuntungan menggunakan motor konversi ini adalah penghematan biaya operasional sehari-hari, tanpa maintenance ganti oli, service mesin bulanan, sehingga punya lebih banyak waktu untuk kegiatan produktif lainnya.
“Juga penghematan biaya Pajak Kendaraan Bermotor (perpanjangan STNK-red) tahunan, contoh Yamaha XSR 155 bensin PKBnya 145rb, setelah konversi ke listrik PKBnya 30rb,” jelasnya. (ais)