Miliki Ribuan Pil Koplo, Dihukum 2 Tahun

 Miliki Ribuan Pil Koplo, Dihukum 2 Tahun

DAGANG KOPLO-Jeki Yusi Ardiansyah diadili secara virtual dalam kasus kepemilikan dan penjualan pil koplo.

DENPASAR, NETIZENINDONESIA – Jeki Yusi Ardiansyah (26) pemilik ribuan pil koplo, dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Menariknya, tidak cukup hukuman fisik yang diberikan kepada pria asal Banyuwangi, Jawa Timur ini. Majelis hakim yang diketuai Enjeliky menambahkan dengan hukuman denda sebesar Rp 800 juta yang dapat digantikan dengan penjara selama tiga bulan bila tidak dibayar.

“Memutuskan, menyatakan  terdakwa bersalah tanpa hak melawan hukum sebagaimana tertuang dalam Pasal 196 Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,”tegas hakim Enjeliky dalam sidang putusan secara virtual.  

Jaksa penuntut umum,Widyaningsih menyatakan menerima putusan hakim ini. Hal senada disampaikan terdakwa melalui kuasa hukumnya, Aji Silaban dari Posbakum Peradi Denpasar. “Sidangnya Kamis, tapi diubah Selasa (23/2) dan terdakwa menerima putusan hakim,”kata Aji Silaban dikonfirmasi lewat telepon.

Diketahui, terdakwa Jeki ditangkap di kosnya di Jalan Gunung Arjuna, Teuku Umar Barat, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Selasa, 1 Desember 2020 sekitar Pukul 14.40 Wita. Dari penggeledahan pihak Satnarkoba Polresta Denpasar, ditemukan 2.740 butir tablet warna putih logo Y atau pil koplo yang disimpan di toples dalam kamar kos terdakwa. Polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp 230 ribu  hasil penjualan pil koplo. Terdakwa sendiri mendapat ribuan pil koplo itu dengan cara membeli dari Soleh (DPO). Pil koplo itu dijual kembali oleh terdakwa seharga Rp 30 ribu untuk 10 butirnya. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *