LKPJ, Walikota Sebut Dana Penanganan Covid Sebesar 126 Miliar Lebih

 LKPJ, Walikota Sebut Dana Penanganan Covid Sebesar  126 Miliar Lebih

SIDANG PARIPURNA-Walikota Jaya Negara menyampaikan LKPJ di sidang paripurna Dewan Kota Denpasar.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar ke-VII dengan agenda pembacaan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 serta  Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Denpasar Tahun Anggaran 2020 digelar Jumat (9/4).

Sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede ini turut dihadiri Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa serta Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya secara virtual dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar. Selain itu hadir pula  Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, I Made Mulyawan Arya dan AA Ketut Asmara Putra serta anggota DPRD Kota lainnya ditambah Forkopimda Kota Denpasar.  

Walikota Jaya Negara mengatakan dalam LKPJ Kota Denpasar Tahun Anggaran 2020 dianggarkan dana pencegahan  dan penanganan covid-19 sebesar Rp 126.921.540.102,50 dan terealisasi sebesar Rp 100.228.803.562,00. Pada Tahun Anggaran 2020 Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 1.947.478.202.444,12 realisasinya mencapai Rp 1.929.055.114.294,47.

Dikatakan Jaya Negara bahwa  pengelolaan belanja daerah diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban daerah untuk pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan dan fasilitas sosial serta fasilitas umum. Karenanya, alokasi anggaran belanja daerah pada setiap perangkat daerah, harus diikuti dengan peningkatan kinerja pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Belanja yang direncanakan tahun anggaran 2020 sebesar Rp  2.180.779.275.573,13 dengan realisasi mencapai Rp 1.846.012.679.938,47 atau sebesar 84,65%.

Sedangkan berkaitan dengan pembiayaan daerah penerimaannya direncanakan sebesar Rp 237.423.789.571,01 yang realisasinya mencapai Rp  237.423.789.571,01. Demikian pula  dengan pengeluaran pembiayaan daerah yang direncanakan sebesar Rp 4.122.716.442,00 dengan realisasi sebesar 4.122.716.442,00. “Walaupun demikian IPM Kota Denpasar mengalami peningkatan dari 83,68 ditahun 2019 menjadi 83,93 ditahun 2020,” ujarnya.

“Besar harapan kami untuk mendapatkan masukan, kritik dan saran dari para anggota dewan yang terhormat untuk penyempurnaan Rancangan Awal RPJMD serta LKPJ TA 2020 ini sebagai pijakan kita bersama dalam membangun Kota Denpasar selama lima tahun kedepan,” imbuh Walikota Jaya Negara. (ais).

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *