Koster: Ingat, PPKM Bali Diperpanjang

 Koster: Ingat, PPKM Bali Diperpanjang

RAZIA-Operasional toko maupun fasilitas umum dibatasi hingga pukul 20.00 wita.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali diperpanjang dari  26 Januari hingga 8 Februari 2020. Dalam aturan yang tertuang tertuang di SE Pemprov Bali Nomor 2 Tahun 2021 tersebut, aktifitas tempat usaha atau fasilitas umum berubah dari yang sebelumnya tutup pukul 21.00 wita kini harus tutup pukul 20.00 wita.”Membatasi kegiatan operasional usaha sampai pukul 20.00 wita,” kata  Koster dalam SE tersebut, Selasa (26/1).

Dalam SE itu, Koster juga menyebut PPKM masih akan berlaku di lima Kabupaten/Kota seperti Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Klungkung. Lima Kabupaten ini, lanjut Koster, juga berkwajiban melaksanakan Instruksi Mendagri Nomor 2 Tahun 2021 tentang PPKM untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.”Edaran ini berlaku  26 Januari 2021 sampai dengan 8 Februari 2021,” tulis Koster.

Selain itu, Jumlah batas kunjungan di seluruh tempat usaha yang awalnya tidak dipatok, dibatasi menjadi maksimal 25 persen dari kapasitas tempat usaha.  “Semakin tingginya penularan COVID-19 wilayah Provinsi Bali yang ditandai dengan peningkatan kasus harian COVID-19 dan perlunya bagi semua pihak untuk menjaga kesehatan, kenyamanan, dan Keselamatan, serta citra positif Bali sebagai tujuan wisata dunia,” kata Gubernur  Koster.

Selain itu, bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang ke Bali melalui udara , darat dan laut wajib menunjukkan surat negatif corona berbasis PCR paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan atau negatif corona berbasis swab antigen paling lama 1×24 jam sebelum keberangkatan. Surat keterangan bebas corona berlaku selama 14 hari. Aturan bebas corona tidak berlaku bagi anak di bawah usia 12 tahun. (ura)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *