Komplotan Pembobol ATM Dipenjara 2,5 Tahun Penjara

 Komplotan Pembobol ATM Dipenjara 2,5 Tahun Penjara

HANYA PASRAH-Ketiga pelaku pembobol ATM diadili secara daring di PN Denpasar.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Tiga orang komplotan pembobol ATM, Kamis (17/06/2021) divonis 2 tahun 6 bulan (2,5 tahun) oleh majelis hakim PN Denpasar yang diketuai I Made Yuliada. Ketiga terdakwa, Junaidin ,36, Alamsyah ,29, dan Miska ,23,disebutkan dalam amar putusan hakim yang dibacakan secara daring telah menjalankan aksi kejahatannya di beberapa mesin ATM di seputaran Kuta, Badung dan Denpasar. “Perbuatan ketiga terdakwa telah merugikan pihak bank sebesar Rp 65 juta lebih,”kata hakim.

Perbuatan ketiga terdakwa disebutkan melanggar Pasal 46 Ayat (1) Jo. Pasal 30 Ayat (1) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sebagaimana telah diubah oleh UU No.19 Tahun 2016 Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1KUHP Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP. “Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan dikurangi selama berada dalam tahanan. Dan denda Rp 50 juta subsidair 4 bulan kurungan,” tegas hakim I Made Yuliada dalam amar putusannya.

Putusan majelis hakim tersebut langsung ditanggapi terdakwa yang menyatakan menerima. Tanggapan serupa disampaikan jaksa penuntut umum (JPU) I Made Dipa Umbara yang mengajukan tuntutan sama dengan putusan hakim. Terungkap dalam persidangan, perbuatan ketiga terdakwa tersebut sudah diniati sejak berangkat dari Bima, NTB, Jumat, 22 Januari 2021. Setiba di Bali, mereka menginap di salah satu hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar.  Dua hari kemudian mereka pun merencanakan aksinya. Junaidin membagikan 62 kartu bertuliskan VIP yang memuat data kartu perbankan milik orang lain ke Miska dan Alamsyah. Junaidin sendiri telah membawa 63 buah kartu untuk melakukan transaksi ilegal.

Selanjutnya Junaidin  mencari sasaran mesin ATM Bank CIMB Niaga di Jalan Raya Pantai Kuta dan i Jalan Majapahit, Kuta. Di dua mesin ATM itu, Junaidin melakukan transaksi penarikan tunai dengan menggunakan kartu VIP tersebut.  Sedangkan Alamsyah dan Miska menyasar ATM Bank CIMB Niaga di jalan Kartika Plaza Kuta. Senin, 25 Januari 2021, Junaidin kembali melakukan transaksi penarikan tunai di mesin ATM Bank CIMB Niaga di jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar.  Aksi jahat ketiganya terhenti setelah polisi mengendusnya. Dari penggeledahan tempat tinggal para terdakwa ditemukan kartu VIP yang berisi magnetic stripe sebanyak 125 buah. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *