Kejaksaan Kembali Menyita Aset Tersangka Korupsi Asabri di Kuta

 Kejaksaan Kembali Menyita Aset Tersangka Korupsi Asabri di Kuta

ASET KORUPSI-Kejaksaan menyita unit apartemen tersangka korupsi PT Asabri di Kuta.

BADUNG, NETIZENINDONESIA-Kejaksaan kembali menyita aset berupa apartemen milik tersangka kasus korpsi di PT Asabri. Penyitaan dilakukan Tim Kejaksaan Agung dibantu Tim Pidsus Kejari Badung dibawah komando Kasi Pidsus, Dewa Arya Lanang Raharja, Selasa (08/06/2021).

Menurut penjelasan Kajari Badung, Ketut Maha Agung, penyitaan aset terduga pelaku tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 s.d. 2019. “Penyitaan aset ini dilakukan dalam rangka penyidikan tindak pidana korupsi yang sedang diusut Kejagung,”ujar mantan Kajari Sorong ini.

Adapun penyitaan aset dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyitaan dari JAM Pidsus Kejagung yang menugaskan kepada beberapa jaksa pada Kejagung untuk melakukan penyitaan aset dengan tujuan mengambil alih dan menyimpan di bawah kekuasaan penyidik suatu benda yang berhubungan dengan tindak pidana untuk kepentingan pembuktian tindak pidana korupsi dalam penegakan hukum.

Berdasarkan Penetapan dari Pengadilan Negeri Denpasar yang pada pokoknya memberikan izin khusus kepada penyidik untuk melakukan penyitaan terhadap apartemen dengan sertifikat hak seluas 48,23 m2 yang terletak di Kecamatan Kuta, Badung, Bali yang diduga terkait dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka IWBS.

Sebelumnya Kejagung dengan bantuan tim dari Kejari Badung telah melakukan pelacakan aset yang terkait tindak pidana sehubungan dengan penyidikan perkara tindak pidana korupsi PT. ASABRI dan atas tindak lanjutnya kini telah dilakukan penyitaan. “Konsistensi dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi inilah bentuk komitmen dari Kejaksaan RI dalam memberantas tindak pidana korupsi yang terjadi di Indonesia,”tegas Ketut Maha Agung didampingi Kasi Intel I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *