Inilah Catatan Hitam WNA Rusia Buron Interpol

 Inilah Catatan Hitam WNA Rusia Buron Interpol

DIHUKUM RINGAN-Andrew warga Rusia yang jadi buron Interpol saat menjalani sidang kasus kepemilikan 0,5 Kg hasish.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, WNA asal Rusia yang berhasil ditangkap lagi paska kabur dari Kantor Imigrasi, Kamis (11/2) lalu, ternyata memiliki catatan hitam di Bali. Berdasarkan data, pria kelahiran 12 Mei 1988 itu pernah terjerat kasus narkotika. Pemilik Paspor bernomor 7536xx ini memiliki narkotika jenis hasish seberat 521,11 gram atau lebih dari 0,5 kg.

Saat diamankan Polda Bali, Andrew sudah diketahui merupakan buronan interpol. Dalam kasus narkotika ini, majelis hakim PN Denpasar pimpinan IGN Putra Atmaja pada Kamis 30 April 2020, menjatuhkan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara. Andrew diputuskan terbukti sebagai pengguna narkotika sesuai pasal 127 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009, tentang Narkotika. “Iya sebelumnya kena kasus narkotika, putusannya 1 tahun 6 bulan,”ujar Humas Kanwil Hukum dan HAM Bali, Putu Surya dikonfirmasi, Rabu (24/2).

Hukuman tersebut bisa disebut cukup ringan bila dibandingkan kasus lainnya seperti pelaku narkotika jenis sabu, ganja hingga Pil Koplo yang beratnya di atas 5 gram, dihukum rata-rata 10 tahun hingga 14 tahun penjara. Kembali lagi soal buronan interpol ini, setelah vonis hakim dipotong masa penahanan sementara, Andrew hanya menjalani 10 bulan penjara. Dia bebas dari Lapas Kelas II Kerobokan  Rabu, 03 Februari 2021. Saat menjalani proses administrasi untuk nantinya diserahkan kepada pihak Interpol, Andrew justru kabur Kamis, 11 Februari 2021 pukul 13.20 Wita. Kasi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Bali, Putu Suhendra Tresnadita, saat itu membenarkan terpidana kabur saat dijenguk kekasihnya. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *