Hakim Vonis Anak Bunuh Teller Bank 7,5 Tahun

 Hakim Vonis Anak Bunuh Teller Bank 7,5 Tahun

SADIS-Putu AP divonis maksimal atas perbuatannya menganiaya korban Widiastiti hingga meninggal.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA- Terdakwa anak kasus pembunuhan teller bank, Putu AP (14)divonis maksimal,yakni penjara selama 7 tahun, 6 bulan (7,5) tahun,Kamis (28/1). Disebutkan maksimal karena hukuman anak setengah dari hukuman terdakwa dewasa. Majelis hakim PN Denpasar diketuai, Hari Supriyanto dalam amar putusannya, menyatakan terdakwa Putu AP terbukti bersalah melakukan pencurian disertai kekerasan hingga mengakibatkan  meninggalnya korban Ni Luh Putu Widiastiti..

Putusan tersebut sama dengan tuntutan  jaksa penuntut umum  Ni Putu Widyaningsih yang dibacakan pada sidang minggu lalu. Majelis hakim dalam amar putusan yang dibacakan di sidang online namun terbuka untuk umum itu menyatakan sependapat dengan jaksa bahwa terdakwa terbukti melanggar pasal 365 ayat 3 KUHP tentang perampokan mengakibatkan meninggalnya orang. ” Menjatuhkan hukuman pada terdakwa dengan hukuman 7 tahun 6 bulan,” tegas hakim Hari Supriyanto di PN Denpasar.

Dikatakannya ada beberapa pertimbangan yang memberatkan dalam perkara ini antara lain ,  perbuatan terdakwa dilakukan dengan keji hingga korban meninggal dunia. “Sedangkan yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan mengakui perbuatannya serta sangat menyesali perbuatannya,” kata hakim.

Selain putusan penjara, hakim juga memerintahkan terdakwa ditahan ke LP Anak Karangasem bila sudah inkrah. Selama terdakwa sidang di Polresta Denpasar turut didampingi Bapas, orang tuanya dan penasihat hukumnya, Geovani dari Pusbakum AAI Denpasar. “Setelah konsultasi dengan orang tuanya, dia menerima putusan hakim,”ujar Geovani dikonfirmasi lewat telepon. (ton)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *