Goa Penyingkiran Diplot Jadi Kawasan Wisata Sejarah

 Goa Penyingkiran Diplot Jadi Kawasan Wisata Sejarah

PIAGAM-Wawali Arya wibawa menyerahkan piagam pengukuhan Banjar Binoh Kaja sebagai basis perjuangan 1946.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Pemkot Denpasar mengukuhkan Banjar Binoh Kaja, Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara menjadi basis perjuangan di Kota Denpasar, 11 April 1946. Acara pengukuhan yang ditandai penyerahan piagam itu dilaksanakan bersamaan dengan puncak peringatan Serangan Umum Kota Denpasar, Minggu (11/4/2021). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Wawali Agus Arya Wibawa menyampaikan kutipan dari Proklamator Sukarno bahwa perjuangan terdahulu akan lebih mudah karena melawan penjajah, justru perjuangan saat ini sangat sulit karena melawan bangsa sendiri. Karena itu, Agus Arya Wibawa mengajak generasi muda di Banjar Binoh dan Desa Ubung Kaja dapat mengembangkan dan melestarikan keberadaan Goa Penyingkiran atau Perlindungan. Keberadaan situs bersejarah ini nantinya akan kita kembangankan menjadi potensi wisata sejarah. “Pemkot Denpasar berkomitmen melestarikan dan mengembangkan situs bersejarah yakni Goa Perlindungan di Banjar Binoh Kaja menjadi kawasan wisata sejarah, hal ini nantinya kita akan lakukan penataan bersama masyarakat untuk menguatkan komitmen pelestarian situs bersejarah ini,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan peringatan Serangan Umum Kota Denpasar sangat penting dalam melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa khususnya di Kota Denpasar. “Kita berharap keberadaan goa ini dapat menjadi monumen sejarah bagi generasi menjadikan Desa Ubung Kaja destinasi wisata sejarah dimana ornamen sejarah yang masih ada dapat dirawat bersama serta dilestarikan,” ujarnya.

Sementara Dewan Pimpinan Cabang LVRI Kota Denpasar, Djro Wiladja mengatakan Banjar Binoh Kaja tercatat cukup banyak warganya sebagai veteran pejuang kemerdekaan. Untuk itu, Djro Wiladja berharap kawasan goa ini ditata, diberi catatan nama pejuang yang bermarkas di kawasan goa ini. Disamping itu dapat dibuatkan buku kecil yang bisa dibaca oleh generasi muda. Anak-anak sekolah disekitar kawasan ini bisa diajak ke goa dan diberikan penjelasan bahwa kemerdekaan yang dirasakan saat ini adalah hasil jerih payah dengan pengorbanan keringat, jiwa raga, dan air mata para pejuang.

“Kami dari DPC LVRI Kota Denpasar melakukan kajian lapangan bekerjasama dengan Dinas Sosial Denpasar dan Provinsi Bali sepakat memberikan penghargaan kepada Banjar Binoh Kaja sebagai kawasan basis perjuangan. Serta kami berharap nilai nilai yang ditanamkan oleh para pejuang dapat tetap dilestarikan oleh generasi penerus,” ujar Djro Wiladja. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *