Di Hari ke-4 Gempa Cianjur, 124 Jenazah Telah Teridentifikasi

 Di Hari ke-4 Gempa Cianjur, 124 Jenazah Telah Teridentifikasi

KERJA KERAS-Kombes drg Ahmad Fauzi memberikan keterangan pers terkait proses identifikasi jenazah korban gempa bumi Cianjur.

NETIZENINDONESIA.ID – Mabes Polri melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah menerima 131 kantong jenazah korban gempa Cianjur, Jabar. Dari jumlah itu, sebanyak 124 korban meninggal telah berhasil diidentifikasi.

“Kami juga menerima satu kantong jenazah berisi body part atau bagian tubuh, sehingga total yang diterima 131 kantong jenazah,” ujar Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Polri Kombes drg Ahmad Fauzi saat konferensi pers Operasi DVI gempa bumi Cianjur di RSUD Sayang, Cianjur, Kamis (24/11/2022).

Ahmad mengatakan, Tim DVI Polri awalnya sudah mengidentifikasi 123 jenazah yang sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing hingga Rabu (23/11). Selanjutnya, Ahmad menyebut ada satu jenazah menyusul sudah teridentifikasi.

Ahmad menjelaskan, saat ini masih ada enam jenazah yang masih menunggu kelengkapan data antemortem. Selain itu, kata Ahmad, ada satu jenazah berbentuk body partmasih menunggu pemeriksaan lebih lanjut berupa tes DNA.

“Sehingga total hasil pemeriksaan sampai saat ini, jumlah jenazah yang berhasil teridentifikasi sebanyak 124 jenazah. Sisa 6 menunggu antemortem, dan 1 lagi menunggu tes DNA,” kata Ahmad.

Adapun, Tim DVI Polri membuka posko penacarian orang hilang dan posko antemortem di bagian forensik RSUD Sayang, Cianjur. Bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga, bisa melapor ke posko tersebut.

“Keluarga diminta membawa data korban berupa kartu keluarga, rekam medis gigi, serta foto terakhir korban. Kemudian untuk pengambilan sampel DNA antemortem korban diharapkan orangtua kandung atau anak kandung korban yang hadir guna diambil sampel DNA-nya,” pungkas Ahmad. (nto)

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *