Denpasar Perpanjang PPKM Hingga Satu Bulan

 Denpasar Perpanjang PPKM Hingga Satu Bulan

RAZIA-Selama PPKM, Pol PP rajin melakukan razia prokes melibatkan keamanan adat maupun instansi lainnya.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA- Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di  Pemkot Denpasar diperpanjang hingga satu bulan lamanya. “Dari hasil evaluasi, Satgas  Covid-19 memutuskan memperluas cakupan PPKM dengan melibatkan Satgas desa/kelurahan serta dusun dan lingkungan, mengingat penularan dan penambahan kasus positif terus meningkat,” ujar Ketua Harian Satgas  Covid-19 Kota Denpasar, I Made Toya di Denpasar, Senin (18/1).

PPKM di Denpasar sambung Made Toya berdasarkan SK Walikota nomor 188.45/ 114 /HK/2021 berlaku 18 Januari – 18 Februari 2021. “Pemantauan prokes dilakukan secara gotong royong dibawah pengawasan satgas banjar, dusun lingkungan dan desa adat  bersinergi dengan TNI dan Polri. Serta,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Made Toya meminta masyarakat tidak resah dengan PPKM ini.  Pihaknya menambahkan dalam PPKM ini tak ada pelarangan melakukan aktivitas bagi masyarakat. Hal ini berbeda dengan PSBB yang sama sekali tidak mengijinkan kegiatan masyarakat. Pihaknya mencontohkan yang turut dibatasi proses pembelajaran siswa melalui daring. Kemudian karyawan bekerja di kantor sampai 50 persen, baik itu ASN, BUMN/BUMD maupun swasta. Selain itu, pembatasan jam operasional tempat-tempat usaha seperti cafe, mall, swalayan maupun warung hanya sampai pukul 21.00 Wita.

Pun demikian, dalam penerapan PPKM  terdapat pengecualian pada fasilitas esensial seperti pasar rakyat yang menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, SPBU, PLN atau sektor energi dan  Rumah Sakit. “Untuk pasar rakyat tetap beroperasi seratus persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan lebih ketat,” imbuhnya. (ton)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *