Dagang Sabu Eceran Dihukum 6 Tahun

 Dagang Sabu Eceran Dihukum 6 Tahun

DAGANG SABU-Sukandi dijatuhi hukuman setimpal dalam kasus penjualan sabu-sabu.

NETIZENINDONESIA – Sukandi (34) warga Indramayu hanya bisa pasrah. Dia diganjar  hukuman 6 tahun penjara sebagai hukuman atas perbuatannya menjadi pengedar sabu sabu. Putusan yang disampaikan ketua majelis hakim Ida Ayu Adnya Dewi sepada dengan perbuatan terdakwa yang terbukti DENPASAR memiliki sabu sabu seberat 2,58 gram. “Menjatuhkah hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp 1 miliar subsider 2 bulan penjara,” tegas hakim IA Adnya Dewi di sidang online PN Denpasar, Selasa (9/3).

“Sebenarnya saya tidak menerim putusan ini. Tapi karena saya merasa bersalah, saya menerima yang mulia,” jawab terdakwa ditanya hakim atas putusannya. Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) Putu Agus Adnyana Putra sebelumnya menuntut hukuman 8 tahun penjara. Informasi jaksa, Sukandi digelandang polisi setelah memesan sabu seberat 9 gram kepada Sandra Susilawati (berkas terpisah).

Nah,oleh Sukandi sabu sebanyak itu dijual eceran. Sebanyak 0,2 gram diberikan pada Sandra dan uang 100 ribu sebagai upah antar. Keesokan harinya, Minggu, 8 November 2020 tedakwa kembali mengemas paket 1,4 gram yang diberikan kepada pembeli seharga Rp 2 juta.  Saat akan tiduran, sekira pukul 16.30 Wita, dua orang polisi mendobrak pintu kamar Sukandi. Sayangnya, polisi dalam penggeledahan tinggal menemukan dua plastik klip berisi masing-masing 2,39 gram dan 0,16 gram, total seluruhnya 2,58 gram, sedangkan sisanya sudah laku terjual. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *