BPN Serahkan 400 Sertifikat Tanah Aset Pemkot Denpasar

 BPN Serahkan 400 Sertifikat Tanah Aset Pemkot Denpasar

SALING MENDUKUNG-Walikota Jaya Negara menerima sertifikat aset milik Pemkot Denpasar dari BPN.

DENPASAR,NETIZENINDONESIA-Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara menerima 400 sertifikat tanah aset Pemerintah Kota Denpasar yang diserahkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Denpasar, Ketut Ary Sucayadisaksikan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali,  Rudi Rubijaya, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede beserta Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Senin (10/5/2021).

Sertifikat tanah yang diserahkan merupakan aset jalan yang dimiliki Pemerintah Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas beberapa aset Pemkot Denpasar serta Provinsi Bali yang kiranya kedepan dapat digunakan sebagai lahan pengolahan sampah Denpasar.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas komitmen BPN Kota Denpasar dan dukungannya pada Pemkot Denpasar di dalam menata aset yang dimiliki. “Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas komitmen BPN Denpasar yang terus mendukung Pemkot Denpasar menata aset yang dimiliki. Sertifikat ini juga mendukung akuntabilitas kinerja pemerintah di dalam pengelolaan aset daerah,” ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara juga mengajak BPN berkolaborasi menuntaskan permasalahan sampah. Pemerintah Kota Denpasar sangat membutuhkan beberapa lahan di desa ataupun kelurahan untuk dijadikan lahan pengelolaan sampah berbasis sumber. Dengan demikian diharapkan sinergi ini dapat memudahkan pemkot untuk mendata lahan kosong yang ada di Denpasar untuk dimanfaatkan dalam pengelolaan dari hulu sehingga tidak semua sampah harus berakhir di TPA.

“Dengan dukungan berbagai pihak kita dapat menyelesaikan permasalahan yang ada dengan cepat dan tuntas. Kedepan dengan kita kerja bersama semua permasalahan bisa diselesaikan  sesuai dengan konsep menyama braya untuk Denpasar Maju,” harapnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali,  Rudi Rubijaya mengatakan penyerahan sertifikat tersebut merupakan program BPN untuk mengadministrasikan aset-aset daerah dan memberi kepastian hukum tentang aset daerah. “Ini merupakan program kami dimana adminitrasi sertifikat aset daerah sangat penting. Selain memberikan kepastian hukum juga diharapkan dapat mencegah permasalahan pengelolaan tanah asset dan juga sejalan dengan program Pemerintah untuk mensertifikatkan seluruh bidang lahan yang ada,” ujarnya.

Sementara Kepala BPN Kota Denpasar, Ketut Ary Sucaya mengatakan siap bersinergi dan mendorong terealisasinya program tersebut. “Kami siap bersinergi untuk mendata tanah kosong atau Tanah Pengganti Biaya Pembangunan (TPBP) yang dapat digunakan sebagai lahan pengelolaan sampah. Tentu program pro rakyat tersebut harus segera dilaksanakan sehingga Kota Denpasar menjadi kota yang indah dan asri tanpa sampah,” pungkasnya. (ais)

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *