Akhirnya Jerinx Diganjar 14 Bulan Penjara

 Akhirnya Jerinx Diganjar  14 Bulan Penjara

DENPASAR-I Gede Ari Astina alias Jerinx yang didakwa didakwa dalam kasus ujaran kebencian lewat medsos, Kamis (19/11) divonis 1 tahun 2 bulan atau 14 bulan di PN Denpasar, oleh majelis hakim yang diketuai IA Adnya Dewi. Drumer grup band SID itu juga diganjar denda 10 juta subsidair 1 bulan.”Apabila tidak dibayar maka akan diganti pidana kurungan satu bulan,”tegas hakim.

Putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Tim jaksa penuntut umum (JPU) yang dikoordinatori Otong Hendra Rahayu yakni 3 tahun penjara denda 10 juta subsidair 3 bulan.

Kendati berbeda, hakim menyatakan sependapat dengan jaksa bahwa terdakwa Jerinx terbukti bersalah, melawan hukum menyebarkan kebencian melalui postingan di akun IG pribadinya ‘IDI Kacung WHO bulan Juni lalu.

Postingan itu dinilai telah merendahkan harkat dan martabat IDI, organisasi profesi dokter se Indonesia. Kata kacung menurut hakim merendahkan dokter padahal IDI bukan dibawah WHO.

IDI bukan juga pesuruh WHO seperti makna kata kacung itu sendiri. Postingan tersebut merugikan dokter secara imateriil karena masyarakat tidak percaya lagi. Termasuk tidak percaya dengan rapid test. Sementara Jerinx itu public figure yang memiliki fan banyak baik didalam maupun luar negeri.

Dalam amar putusannya, hakim menyatakan pertimbangan yang meringankan terdakwa Jerinx sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum dan menjadi tulang punggung keluarga.

“Terdakwa juga mengakui kesalahannnya dan janji tidak mengulangi perbuatannya lagi,” beber hakim. Semenara yang memberatkan, postingan terdakwa itu melemahkan semangat dokter yang tengah menangani Covid 19.

Ditegaskan pula, perbuatan terdakwa terbukti melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 64 ayat 1 ke 1 KUHP.


Dikonfirmasi usai sidang, Jerinx memilih tutup mulut. Dia hanya menundukkan kepala sambil meneteskan air mata. “Jerinx kecewa, kami masih pelajari putusan hakim ini,”kata pembela Jerinx, Wayan Gendo Suardana.

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *