Antusias Orang Tua Tinggi: Turnamen Catur Anak SD di Bali Jadi Cara Positif Kurangi Ketergantungan Gadget

 Antusias Orang Tua Tinggi: Turnamen Catur Anak SD di Bali Jadi Cara Positif Kurangi Ketergantungan Gadget

Guru SD Tunas Daud Denpasar Bali, Tarmono.

NETIZENINDONESIA.ID – Turnamen catur yang digelar di SD Tunas Daud, Denpasar, Jumat (15/5/2026), mendapat sambutan luar biasa dari siswa maupun orang tua.

Bukan sekadar adu strategi di atas papan catur, ajang ini juga menjadi ruang belajar, sosialisasi, hingga sarana mengasah kemampuan berpikir anak sejak dini.

Guru SD Tunas Daud, Tarmono, mengatakan antusias peserta terlihat sangat tinggi sejak pagi. Bahkan para orang tua terus menanyakan kapan turnamen serupa akan kembali digelar.

“Anak-anak sangat antusias. Orang tua juga senang sekali dan banyak yang bertanya kapan acara seperti ini diadakan lagi,” ujar Tarmono usai kegiatan.

Turnamen ini menjadi pengalaman perdana bagi banyak peserta. Meski sebagian besar masih pemula, para siswa tetap menikmati setiap pertandingan dengan penuh semangat.

Menurut Tarmono, nilai terpenting dari kegiatan tersebut bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, anak-anak belajar membangun keberanian, sportivitas, hingga menjalin pertemanan dengan siswa dari sekolah lain.

“Mereka belajar bermain catur, belajar strategi, dan juga belajar bersosialisasi dengan teman-teman dari berbagai sekolah dan suku yang berbeda,” katanya.

SD Tunas Daud sendiri mengirim hampir 20 peserta dalam turnamen tersebut. Walaupun belum berhasil meraih gelar juara, para orang tua tetap merasa bangga karena anak-anak berani tampil dan mengikuti kompetisi.

“Sebagian besar memang masih pemula. Tapi orang tua sangat puas karena ini pengalaman pertama mereka. Bahkan banyak yang setia menunggu sampai acara selesai sore hari,” ungkapnya.

Tarmono berharap turnamen catur seperti ini dapat rutin diadakan sebagai wadah positif bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan berpikir sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gadget.

“Harapannya tentu kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan supaya kemampuan dan skill anak-anak semakin terasah,” tutupnya.(*)

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *