Ajak Wik Wik Adik Kelas di Toilet Mall Jimbaran, Siswa Asal Jepang Terancam 7,5 Tahun
Pertamina Tutup Satgas Nataru 2025/2026, Konsumsi LPG di Bali Naik 3,2 Persen

Selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pasokan BBM di Bali dan wilayah kerja Regional Jatimbalinus berlangsung aman.
NETIZENINDONESIA.ID-Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) 2025/2026 pada 11 Januari lalu.
Selama masa libur Natal dan Tahun Baru, pasokan energi di Bali dan wilayah kerja Regional Jatimbalinus dipastikan aman dari arus mudik hingga arus balik.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menyampaikan konsumsi LPG di Bali mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara konsumsi BBM jenis gasoline dan avtur relatif stabil, sedangkan gasoil mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang.
“Terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Hiswana Migas, hingga rekan media, serta seluruh tim Pertamina yang siaga penuh selama masa Satgas,” ujar Iwan Yudha.
Satgas Nataru 2025/2026 yang digelar sejak 13 November 2025 bertugas menjaga kelancaran distribusi energi, terutama di momen libur panjang yang identik dengan lonjakan konsumsi. Selama periode tersebut, stok BBM, LPG, dan avtur berada dalam kondisi aman dengan ketahanan 8 hingga 15 hari, tergantung produk dan wilayah.
Di Bali, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 2 terminal BBM, 212 SPBU, 3 SPBUN, 147 agen LPG, serta 1 Aviation Fuel Terminal yang dipantau melalui sistem monitoring 24 jam. Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan Serambi MyPertamina di Bandara Ngurah Rai, lengkap dengan fasilitas porter gratis bagi pemudik.
Hasil evaluasi Satgas Nataru ini akan menjadi dasar penguatan strategi distribusi energi ke depan, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis dan potensi lonjakan konsumsi. Masyarakat dapat mengakses informasi layanan Pertamina melalui Contact Center 135.(*)