BPBD Larang Warga Beraktifitas di Radius 19 KM dari Puncak Semeru

 BPBD Larang Warga Beraktifitas di Radius 19 KM dari Puncak Semeru

KEPULKAN ASAP-Puncak Semeru masih sesekali mengeluarkan awan panas disertai banjir lahar dingin seiring tingginya curah hujan.

NETIZENINDONESIA.ID-Pasca erupsi Minggu lalu, saat ini cuaca di sekitaran Gunung Semeru dan Kabupaten Lumajang terus diguyur hujan sedang hingga deras. Hal tersebut  menyebabkan banjir lahar dingin yang membawa material sisa erupsi. Untuk itu, BPBD tetap meminta masyarakat yang berada di daerah aliran sungai tetap waspada.

Saat ini tingkat akivitas Gunung Api Semeru masih pada level IV atau awas. Sebab itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 19 kilometer (km) dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Hal ini karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 19 km dari puncak.

“Masyarakat agar mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,”ucap Kasturi. (nto)

#bpbd lumajang

#bnpb

#pemkab lumajang

#pengungsi

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *