Kisah Pilu Bocah SD di NTT: Minta Buku Sekolah, Berakhir Meninggal Bunuh Diri

 Kisah Pilu Bocah SD di NTT: Minta Buku Sekolah, Berakhir Meninggal Bunuh Diri

Surat perpisahan korban untuk ibunya yang memilukan berbagai pihak.

NETIZENINDONESIA.ID-Duka mendalam menyelimuti Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang siswa kelas IV SD berinisial YBS (10) ditemukan meninggal dunia bunuh diri.

Peristiwa memilukan ini diduga dipicu persoalan sederhana, YBS meminta ibunya dibelikan buku tulis dan pensil untuk sekolah. Namun keterbatasan ekonomi membuat permintaan itu belum bisa dipenuhi.

Camat Jerebuu, Bernardus H. Tage, mengatakan YBS dikenal sebagai anak pendiam, sopan, dan rajin belajar. Di mata warga, ia tidak menunjukkan tanda-tanda sedang memikul beban berat.

“Dia anak baik, rajin sekolah, dan tidak pernah membuat masalah. Warga kaget dengan kejadian ini,” ujar Bernardus, Rabu (4/2).

YBS merupakan anak yatim sejak dalam kandungan. Ayahnya meninggal sebelum ia lahir. Sehari-hari, YBS tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun, sementara sang ibu menetap di kampung lain bersama lima anak lainnya.

Pada pagi hari kejadian, YBS sempat terlihat duduk di depan rumah neneknya, padahal ia seharusnya berangkat ke sekolah. Beberapa jam kemudian, warga yang sedang menggembalakan ternak menemukan tubuh YBS tak bernyawa di sekitar kebun cengkeh.

Sang ibu, MGT (47), mengaku YBS sempat bermalam di rumahnya malam sebelumnya. Pagi harinya, sekitar pukul 06.00 WITA, ia mengantar YBS kembali ke rumah sang nenek menggunakan ojek.

“Saya hanya berpesan supaya rajin sekolah dan mengerti kondisi keluarga yang sedang sulit,” tuturnya dengan suara bergetar.

Tragedi ini semakin mengiris hati setelah polisi menemukan surat wasiat tulisan tangan YBS menggunakan bahasa daerah.

Isinya merupakan pesan perpisahan sederhana untuk sang ibu, yang mencerminkan kepolosan sekaligus kepedihan seorang anak.(*)

netizenindonesia

Related post

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *